Ini judul buku yang bisa didownload.
silahkan diambil
300-ebook-siap-donlot
carbamazepin
carbamazepin
otree… cu….
Ini judul buku yang bisa didownload.
silahkan diambil
300-ebook-siap-donlot
carbamazepin
carbamazepin
otree… cu….
Posted in Uncategorized | Tags: daptar
komentarku atas berita ekonomi pada Detik-Finance,
“Nasib Bangsa bukan pada orang di kantor, tapi Petani”
Roadshow atau entah apapun namanya yang dilakukan oleh “pejabat” negara dengan segala kegiatannya, mempunyai tujuan apakah?
Seperti yang tertulis pada judul berita ini, susunan kata “Nasib Bangsa bukan pada orang di kantor, tapi Petani” menurutku bisa menyesatkan banyak pihak. Strategi dan trik tersembunyi apakah yang ada dibelakang susunan kata tersebut?
Kenyataannya, bukankah apa yang terjadi di negeri ini ada yang menggariskan? Yaitu orang-orang Kantor. Orang-orang yang duduk manis di ruangan ber-AC. Orang-orang yang tidak merasakan sengatan matahari sepanjang hari, juga terpaan air hujan yang dingin.
Apa yang terjadi di dunia pertanian? Beberapa diantaranya : Import beras gede-gedean, Hilangnya kedelai, mahalnya pupuk dan segala sesuatu yang mendukung proses bertani. Apakah peristiwa itu semua ada ditangan petani?
“Nasib Bangsa bukan pada orang di kantor, tapi Petani”…sungguh kasihan para petani-petani Indonesia. Betapa besar tanggungjawab yang mereka pikul. “Nasib Bangsa” ada pada tangan-tangan dan pundak mereka. Disaat mereka hanya berumahkan rumah gedek dan tembok sederhana, dengan lantai yang masih banyak berupa tanah, dengan gendeng-gendeng yang masih bocor dan “rembes” disana-sini, dengan kepusingan ditagih bayaran sekolah oleh anak-anak mereka, dengan kaki yang pecah-pecah dan “kapalan” karena berjalan kaki dan bukannya naik limousin kalau pergi, apalagi ditambah sekarang rumah mereka penuh asap karena ibu tani memasak dengan bahan bakar ranting-ranting dan blarak yang kering karena minyak tanah makin naik harganya dan susah dicari…
“Nasib Bangsa bukan pada orang di kantor, tapi Petani”. Para Petani memikul tanggungjawab atas bangsa ini, dan Orang Kantor menjadi penikmat dari indah dan nikmatnya hidup ini. Sungguh memalukan.
Nasib Bangsa ini sebetulnya berada pada seluruh komponen dari bangsa ini.
Terutama berada pada pundak-pundak “pejabat” puncak negara; Presiden, Wakil Presiden, Kepala Lembaga-Lembaga Negara, orang-orang yang meraih predikat “Wakil Rakyat”; karena dengan pemikiran merekalah segala kebijakan dan kebijaksanaan bangsa ini tergoreskan.
CINTAILAH BANGSA dan NEGARA-mu.
Posted in Uncategorized